Jumat, 28 Juni 2024

Keseruan Pelatihan Public Speaking Universitas Mpu Tantular

Halo semuanya, kembali lagi dengan aku Khotimah Mahasiswa semester 3 dari Universitas Mpu Tantular Jakarta.  Pada Blog ini aku akan berbagi keseruan pada acara pelatihan public speaking yang berlangsung di Universitas Mpu Tantular Jakarta. Pelatihan Public Speaking yang berlangsung pada hari Sabtu, 22 Juni 2024 ini mengambil tema “Mulut Berkata, Tubuh Bicara, Peluang Terbuka”.



Pada pelatihan public speaking yang berlangsung di ruangan Hiobaja Universitas Mpu Tantular Jakarta kali ini dihadiri oleh beberapa peserta yang berasal dari berbagai SMA/K yang berada di sekitaran Universitas Mpu Tantular dan beberapa guru dari sekolah tersebut, ada kaprodi dan serta mahasiswa/i dari universitas Mpu Tantular. 




Sesuai dengan tema yang dipilih yaitu Mulut Berkata, Tubuh Bicara, Peluang Terbuka” Panitia menghadirkan narasumber yang ahli dan kompeten di bidangnya. dalam Pelatihan Public Speaking kali ini panitia menghadirkan Dewan Putri Indonesia Riau yaitu Salwa Rafila, yang tentunya akan memberikan ilmu seputar public speaking.


Dengan dihadirkannya Narasumber kali ini tentunya akan banyak pembahasan menarik sekaligus akan ada praktek public speaking yang langsung dipandu oleh Salwa Rafila.




Oke mungkin sekian yang dapat aku bagikan di blog kali ini,mudah-mudahan apa yang aku bagikan ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan kita semua tentang Public Speaking Ikuti terus blog aku agar tidak ketinggalan materi terbaru tentang Komunikasi Pemasaran Terpadu. Oke mungkin Sekian Terima kasih..... 

 



Minggu, 23 Juni 2024

Pengertian, Fungsi dan Contoh Media Promosi

Halo semuanya, Kembali lagi dengan aku Khotimah mahasiswa semester 3 ilmu komunikasi di Universitas Mpu Tantular. Kali ini saya akan membahas kembali tentang IMC bersama dosen pengampu Ibu Serepina Tiur maida, S.Sos., M.Pd., M.I.Kom.,C.AC., C.PS., C.STM. Akan banyak wawasan atau cerita mengenai IMC di blog ini dan kali ini aku akan membahas tentang Pengertian, Fungsi dan Contoh Media Promosi. Jadi, Stay Tune di blog aku ya!





  1. Pengertian Media Promosi 

Media promosi adalah segala bentuk sarana yang digunakan untuk menyampaikan informasi terkait produk atau jasa kepada masyarakat, khususnya calon konsumen. 

Dalam era digital seperti sekarang, media promosi mencakup berbagai platform, mulai dari media sosial, iklan online, hingga media tradisional seperti iklan surat kabar dan iklan televisi.

  1. Fungsi Media Promosi 

Berdasarkan pengertian media promosi di atas, fungsi dan tujuan media promosi adalah:

  • Menarik target konsumen. Media promosi bantu menargetkan produk ke konsumen yang diincar

  • Memberi Informasi. Efektif untuk informasi promosi dan harga spesial di periode tertentu

  • Edukasi produk. Memudahkan konsumen mengenali produk atau jasa yang diluncurkan

  • Menawarkan produk. Metode efektif dan efisien untuk menawarkan produk secara langsung

  • Meningkatkan penjualan. Sebagai upaya untuk meningkatkan penjualan atau ROI (Return on Investment)

  • Membangun brand awareness. Membuat produk dan jasa tetap ada di top of mind konsumen

  • Memenangkan kompetisi. Membuat produk dan jasa tetap dapat bersaing di pasar

  • Bangun image positif. Menaikkan citra perusahaan dan produk di mata konsumen

  • Menjaga kestabilan penjualan. Supaya produk dan jasa tetap jadi pilihan utama saat konsumen membeli.


  1. Contoh Media Promosi 

  1. Di era modern 

  • Social Media Ads 

  • Goggle Ads 

  • Blog 

  • Vending Machine

  1. Di era lampau 

  • Brosur 

  • Surat Kabar 

  • Majalah 

Sekian blog dari saya. Jangan lupa bersyukur untuk hari ini, see you on the next blog teman-teman.

Referensi: 

  1. https://www.smartven.biz/blog/pengertian-media-promosi 

  2. https://www.bhinneka.com/blog/contoh-media-promosi-adalah/ 

  3. https://www.google.com/search?q=contoh+media+promosi+era+dulu&oq=contoh+media+promosi+era+dulu&gs_lcrp=EgZjaHJvbWUyBggAEEUYOTIHCAEQIRigATIHCAIQIRigATIGCAMQIRgV0gEIOTI3OGowajeoAgCwAgA&sourceid=chrome&ie=UTF-8









Perbedaan antara Strategi Pemasaran dan Rencana Pemasaran

Halo semuanya, Kembali lagi dengan aku Khotimah mahasiswa semester 3 ilmu komunikasi di Universitas Mpu Tantular. Kali ini saya akan membahas kembali tentang IMC bersama dosen pengampu Ibu Serepina Tiur maida, S.Sos., M.Pd., M.I.Kom.,C.AC., C.PS., C.STM. Akan banyak wawasan atau cerita mengenai IMC di blog ini dan kali ini aku akan membahas tentang Perbedaan antara Strategi Pemasaran dan Rencana Pemasaran. Jadi, Stay Tune di blog aku ya!





Orang sering menggunakan istilah “strategi pemasaran” dan “rencana pemasaran” secara bergantian, namun kenyataannya, keduanya adalah proses yang berbeda.  


Rencana pemasaran menggambarkan tindakan nyata dan taktik pemasaran yang dilakukan untuk menyelesaikan kampanye pemasaran. Sedangkan strategi pemasaran menguraikan gambaran besar suatu upaya pemasaran, seperti pelanggan sasaran bisnis. Strategi menggambarkan apa tujuan pemasaran, sedangkan rencana menggambarkan bagaimana tujuan tersebut akan dicapai.


Misalnya, bayangkan sebuah bisnis e-commerce yang mencoba mengembangkan basis pelanggannya. Mereka memulai program rujukan untuk mendorong promosi dari mulut ke mulut namun hanya sedikit yang berhasil. Jika mereka telah membuat strategi, mereka mungkin menyadari bahwa mereka perlu menjangkau pelanggan potensial baru. Strategi pemasaran digital yang berfokus pada postingan blog yang ditargetkan dan optimasi mesin pencari (SEO) akan memberikan hasil yang lebih baik.


Sekian blog dari saya. Jangan lupa bersyukur untuk hari ini, see you on the next blog teman-teman.


Referensi: 

  1. https://www.coursera.org/articles/marketing-strategy?isNewUser=true


Jumat, 24 Mei 2024

Memahami Perbedaan IMC Klasik dan IMC Saat Ini

Halo semuanya, Kembali lagi dengan aku Khotimah mahasiswa semester 3 ilmu komunikasi di Universitas Mpu Tantular. Kali ini saya akan membahas kembali tentang IMC bersama dosen pengampu Ibu Serepina Tiur maida, S.Sos., M.Pd., M.I.Kom.,C.AC., C.PS., C.STM. Akan banyak wawasan atau cerita mengenai IMC di blog ini dan kali ini aku akan membahas tentang Perbedaan IMC Klasik dan IMC Saat Ini. Jadi, Stay Tune di blog aku ya!


Perbedaan Antara IMC klasik dengan IMC Saat Ini 

IMC (Integrated Marketing Communication) klasik berfokus pada penggunaan media tradisional seperti televisi, radio, dan cetak untuk menyampaikan pesan yang konsisten dan terkoordinasi kepada audiens. Sementara itu, IMC saat ini lebih mengutamakan pendekatan digital dan omnichannel, memanfaatkan media sosial, konten online, email marketing, dan analitik data untuk menciptakan komunikasi yang lebih personal, interaktif, dan dapat diukur secara real-time.

Konsep SOSTAC 

1.  Situation (Analisis Situasi)

Langkah pertama dalam kerangka SOSTAC adalah melakukan Analisis Situasi, yang melibatkan penilaian keadaan bisnis saat ini, lingkungan pasarnya, dan faktor internal dan eksternal yang mungkin mempengaruhi kinerjanya. Hal ini dapat dilakukan melalui berbagai alat analisis seperti analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats), analisis PESTLE (Political, Economic, Social, Technological, Legal, Environmental), dan analisis pesaing. Memahami situasi saat ini memungkinkan bisnis mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan dan memanfaatkan peluang pertumbuhan.

2. Objectives (Tujuan)

Setelah menganalisis situasi, langkah selanjutnya adalah menetapkan Tujuan yang jelas dan terukur. Tujuan-tujuan ini harus SMART (Specific, Measurable, Achievable, Relevant, Time-bound) untuk memastikan bahwa tujuan-tujuan tersebut realistis, fokus, dan sensitif terhadap waktu. Sasaran harus selaras dengan sasaran bisnis secara keseluruhan dan dapat mencakup peningkatan kesadaran merek, mendorong penjualan, atau meningkatkan kepuasan pelanggan.

3. Strategic (Strategi)

Strategi melibatkan perumusan pendekatan keseluruhan yang akan digunakan bisnis untuk mencapai tujuannya. Ini memberikan peta jalan dan pedoman untuk pengambilan keputusan, alokasi sumber daya, dan penentuan prioritas upaya pemasaran. Strategi dapat dipusatkan pada berbagai aspek pemasaran seperti segmentasi, penargetan, positioning, dan diferensiasi. Strategi yang terdefinisi dengan baik sangat penting untuk memastikan bahwa upaya pemasaran koheren dan selaras dengan tujuan bisnis.

4. Tactic (Taktik)

Taktik mengacu pada aktivitas dan alat pemasaran spesifik yang akan digunakan bisnis untuk menjalankan strateginya. Ini dapat mencakup periklanan, hubungan masyarakat, pemasaran konten, media sosial, optimasi mesin pencari, pemasaran email, dan banyak lagi. Taktik harus dipilih berdasarkan efektivitas dan relevansinya dengan target audiens dan tujuan spesifik yang ingin dicapai bisnis.

5. Action (Tindakan)

Tindakan merupakan langkah konkrit yang perlu diambil untuk menerapkan taktik yang dipilih secara efektif. Tahap ini melibatkan pembuatan rencana tindakan terperinci yang menguraikan tugas, tanggung jawab, sumber daya, dan jadwal spesifik yang diperlukan untuk melaksanakan setiap taktik. Tindakan harus dipantau secara ketat dan disesuaikan seperlunya untuk memastikan bahwa tindakan tersebut berada pada jalur yang tepat untuk mencapai tujuan pemasaran.

6. Control (Kontrol)

Tahap terakhir dalam kerangka SOSTAC adalah Pengendalian, yang melibatkan pemantauan dan pengukuran kinerja upaya pemasaran terhadap tujuan yang ditetapkan. Hal ini dapat dilakukan melalui indikator kinerja utama (KPI), metrik, dan alat analisis. Dengan meninjau dan mengevaluasi efektivitas aktivitas pemasaran secara berkala, bisnis dapat mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan, menyesuaikan strategi sesuai kebutuhan, dan membuat keputusan berdasarkan data untuk mengoptimalkan kinerja pemasaran mereka.

Konsep Push, Pull dan Pass 

1. Push 

Pull Marketing ini ditujukan dengan maksud untuk menarik target audiens ke layanan atau produk Anda melalui cara tertentu. Pull, atau menarik, menjadi kata kerja yang dapat diaktifkan dengan menerapkan konsep visibilitas serta brand awareness. 

2. Pull 

Push marketing adalah mempromosikan sebuah produk atau layanan secara langsung, bisa dengan menargetkan pelanggan baru yang belum mengenal bisnis Anda, namun kemungkinan membeli produknya besar. 

3. Pass 

Pash Marketing ini digunakan untuk menyelaraskan upaya antara produsen dan distributor untuk mencapai sinergi, terutama efektif dalam kampanye yang memerlukan dukungan bersama dan pemanfaatan sumber daya secara optimal.

Target Market & Media IMC 

Memahami target market audiances mu secara mendetail adalah hal yang sangat penting. Untuk temukan audiens spesifik, lakukan segmentasi pasar untuk mengelompokkan konsumen. Pengelompokkan bisa dilakukan berdasarkan karakteristik seperti usia, lokasi, minat, dan perilaku belanja. 

Media IMC adalah saluran komunikasi yang digunakan untuk mencapai target market. Berbagai media IMC yang digunakan termasuk media sosial, email, aplikasi mobile, dan lain-lain.


Sekian blog dari saya. Jangan lupa bersyukur untuk hari ini, see you on the next blog teman-teman.


Referensi:
1. https://gritist.com/marketing-frameworks/sostac-situation-objectives-strategy-tactics-actions-control/ 2. https://www.dreambox.id/blog/digital-marketing/pull-marketing-kombinasi-jitu-untuk-promosi-bisnis/
3. https://dibimbing.id/blog/detail/imc-pengertian-tujuan-contoh-dan-cara-menerapkannya

Referensi Gambar:

1. https://images.app.goo.gl/ANpBhSN12HRzM3DA9



Selasa, 16 April 2024

Strategi Pemasaran 4P dan Contoh Penerapan

Hello manteman, Kali ini saya ingin menulis sedikit wawasan materi yang sudah dijelaskan oleh Dosen pengampu di mata kuliah Integrated Marketing Communication di pertemuan ke-6 yaitu Ibu Serepina Tiur Maida, S.Sos., M.Pd., M.I.Kom.,C.AC., C.PS., C.STMI Mengenai Strategi Pemasaran 4P dan Contoh Penerapannya. Yuk simak bersama!




Dari banyaknya strategi marketing, yang digunakan pada bisnis, ada elemen strategi utama yang harus dipakai dan dikenal dengan istilah strategi pemasaran 4P. Sebab, keempat unsur dalam strategi pemasaran akan menentukan keberhasilan dari marketing yang kamu lakukan.

Apa Itu Strategi Pemasaran 4P?

Strategi pemasaran 4p adalah kumpulan komponen dasar yang menjadi patokan awal bagi bisnis agar konsumen mau membeli produknya. Strategi pemasaran 4p atau disebut juga marketing mix 4p terdiri dari 4 bagian yaitu product, price, place, dan promotion.

Variabel Strategi Pemasaran 4P atau Marketing Mix

1. Product (Produk)

Pada saat kamu memutuskan untuk membuat bisnis, hal yang paling terpenting ialah produk. Maka dari itu penting bagi kamu untuk memahami produk serta bagian pemasaran lainnya. Ada beberapa faktor keputusan dalam mempertimbangkan elemen produk di marketing mix, seperti :

  • Fitur

  • Kualitas

  • Merek atau logo

  • Perbedaan dengan kompetitor

  • Variasi Produk

  • Pengemasan

2. Price (Harga)

Selain produk ada elemen marketing mix yang mesti kamu perhatikan juga nih yaitu price (harga).amu harus memiliki strategi penetapan harga yang baik, caranya kamu bisa melihat harga pasar atau menghitung harga pokok penjualan (HPP). Untuk melakukan penetapan harga, kamu perlu mempertimbangkan hal berikut ini:

  • Nilai produk atau jasa

  • Perbandingan harga dengan kompetitor

  • Promo atau pemberian diskon

  • Keuntungan

3. Place (Tempat)

Salah satu faktor penentu produk kamu berikutnya adalah pemilihan tempat atau lokasi, kamu dapat memilih lokasi yang strategis. Lokasi yang strategis maksudnya ramai dikunjungi orang atau biasanya tempat tersebut ramai dilalui orang.

Tapi selain tempat bisnis yang strategis, ada beberapa komponen yang mesti kamu perhatikan untuk memilih marketing mix 4p ini, yaitu :

  • Jenis tempat

  • Saluran distribusi

  • Penangan produk

  • Logistik

  • Pelajari dari kompetitor

4. Promotion (Pemasaran)

Dalam kegiatan promosi memiliki dua tujuan yang dapat kamu capai, pertama untuk meningkatkan brand awareness dari bisnis kamu dan memberi tahu orang mengenai usaha.

Kedua, membujuk mereka untuk membeli produk atau jasa yang kamu tawarkan. Strategi marketing 4p ini memfokuskan untuk cara komunikasi yang tepat ufntuk berkomunikasi dengan target audiens kamu.

Tapi sebelum kamu melakukan promosi, untuk menentukan kegiatan promosi yang tepat kamu bisa memperhatikan hal berikut ini;

  • Waktu melaksanakan promosi

  • Media promosi yang digunakan

  • Pelajari pesaing saat melakukan promosi



Contoh Penerapan Strategi Pemasaran 4P


Melansir dari laman Jurnal.id, berikut contoh penerapan strategi pemasaran 4P dari McDonald’s.

1. Product McDonald’s 

Sebagai bisnis F&B, McDonald’s memiliki campuran produk yang sebagian besar terdiri dari produk makanan dan minuman.

Bauran produk McDonald’s memiliki lini produk utama berikut:

  • Hamburger dan sandwich

  • Ayam goreng

  • Salad

  • Makanan ringan

  • Minuman

  • Menu Sarapan

  • McCafé

2. Place

Restoran dalah tempat bagi McDonald’s menghasilkan sebagian besar pendapatan penjualannya.

Strategi pemasaran 4P (Places) untuk McDonald’s adalah:

  • Restoran

  • Kios

  • Mobile App

3. Price

Dalam strategi pemasaran 4P McDonald’s, bisa dilihat bahwa harga bundel dan harga psikologis (harga yang tidak dibulatkan) menjadi pendorong pelanggan membeli lebih banyak produk.

Dalam strategi harga paket, McDonald’s menawarkan makanan dan paket produk lainnya dengan harga yang didiskon, dibandingkan dengan membeli setiap item secara terpisah.

  • Strategi harga paket lebih murah dari satuan

  • Strategi harga psikologis, contohnya Rp 49,900 daripada Rp 50,000

4. Promotion

Beberapa stragi promosi yang dilakukan oleh McDonald’s adalah:

  • Iklan

  • Public Relations (PR)

  • Promosi penjualan

Sekian blog dari saya. Jangan lupa bersyukur untuk hari ini, see you on the next blog teman-teman.

Keseruan Pelatihan Public Speaking Universitas Mpu Tantular

Halo semuanya, kembali lagi dengan aku Khotimah Mahasiswa semester 3 dari Universitas Mpu Tantular Jakarta.  Pada Blog ini aku akan berbagi ...