Jumat, 22 Maret 2024

Apa itu Integrated Marketing Communication?

Hai semuanya, kembali lagi dengan saya Khotimah. Kali ini saya akan membawakan materi tentang apa itu Integrated Marketing Communication. Sebagai bagian dari mata kuliah Integreted Marketing Communication dengan dosen pengampu Ibu Serepina Tiur Maida Serepina, S.Sos., M.Pd., M.I.Kom., C. AC., C.PS., C.STMI.

 


Integrated Marketing Communication atau IMC (Komunikasi Pemasaran Terpadu) adalah suatu strategi pemasaran yang menggabungkan berbagai jenis komunikasi pemasaran. Terdapat beragam saluran atau channel yang digunakan untuk melaksanakan komunikasi pemasaran ini, tidak terbatas pada satu saluran saja.

Namun, penting bahwa pesan yang ingin disampaikan harus konsisten dan terintegrasi antara saluran komunikasi yang digunakan. Strategi pemasaran ini memiliki tingkat kompleksitas yang tinggi. Diperlukan kerja sama tim yang solid di dalam sebuah perusahaan. Semua orang yang terlibat dalam kampanye pemasaran harus memiliki pandangan yang seragam sebelum melaksanakannya.

Dalam pembahasan ini, akan diperincikan lebih lanjut mengenai pengertian integrated marketing dan integrated marketing communication.

Apa itu Integrated Marketing Comunication?

Integrated Marketing Communication atau IMC (Komunikasi pemasaran terpadu) adalah strategi pemasaran yang digunakan oleh bisnis Anda untuk menyampaikan pesan yang konsisten melalui semua saluran pemasaran.

Tujuan utama dari strategi IMC adalah mempengaruhi audiens secara menyeluruh, mencakup tingkat kognitif, afektif, dan konatif.

Strategi ini melibatkan penggunaan elemen promosi yang dapat dibagi menjadi dua kategori, yaitu soft sell dan hard sell. Soft sell mencakup kegiatan seperti periklanan, hubungan masyarakat (public relations), tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), dan pemasaran interaktif, dengan tujuan mempengaruhi persepsi dan emosi konsumen.

Di sisi lain, hard sell melibatkan kegiatan seperti penjualan personal, pemasaran langsung (direct marketing), dan promosi penjualan untuk mempengaruhi tindakan konsumen. Dengan menggunakan strategi IMC, bisnis Anda dapat mencapai konsistensi pesan dan efek yang kuat pada audiens melalui berbagai saluran komunikasi pemasaran.

Apa itu Integrated Marketing?

Integrated marketing adalah strategi pemasaran yang melibatkan semua saluran pemasaran untuk bekerja sama. Strategi ini umumnya digunakan dalam suatu kampanye tertentu. Melalui strategi ini, pesan merek yang disampaikan melalui berbagai saluran pemasaran akan tetap konsisten.

Pemasaran terintegrasi melibatkan kolaborasi antara fungsi-fungsi departemen lainnya dalam perusahaan untuk mencapai tujuan yang spesifik. Tidak hanya departemen pemasaran, tetapi juga departemen penjualan, PR, dan lainnya terlibat dalam menyampaikan satu pesan merek dalam suatu kampanye.

Penerapan integrated marketing penting untuk memastikan bahwa semua saluran pemasaran menyampaikan pesan dengan tone of voice yang konsisten. Konsep ini berlaku tidak hanya dalam aspek pemasaran digital, tetapi juga pemasaran tradisional.

Meskipun integrated marketing sering dianggap sama dengan multi-channel marketing, sebenarnya strategi ini memastikan bahwa upaya multi-channel marketing berjalan secara efektif dan konsisten. Dengan strategi pemasaran terintegrasi, kamu dapat memperluas jangkauan pemasaran daripada hanya mengandalkan satu saluran saja. Tidak heran jika keuntungan yang diperoleh juga bisa lebih besar.

Sekian blog dari saya, semoga bermanfaat. Jangan lupa bersyukur untuk hari ini, see you on the next blog teman-teman. 

Referensi: https://pasla.jambiprov.go.id/apa-itu-integrated-marketing-comunication-pengertian-dan-strategi/



Jumat, 08 Maret 2024

Pengertian & Konsep Marketing Mix

Hai semuanya, Perkenalkan Saya Khotimah. Saya adalah Mahasiswi dari Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Mpu Tantular. Blog kali ini saya akan membahas tentang Pengertian dan Konsep Marketing Mix, Sebagai salah satu materi di mata kuliah Integrated Marketing Communication di semester 3 ini, bersama Ibu Dosen Pengampu yaitu Ibu Serepina Tiur Maida Serepina, S.Sos., M.Pd., M.I.Kom., C. AC., C.PS., C.STMI. Yuk kita simak materi berikut ini. 



Pengertian Marketing Mix

Istilah marketing mix atau bauran pemasaran digunakan pertama kali oleh Neil Borden (1964) yang terinspirasi dari gagasan James Cullington (1948). Gagasannya adalah bahwa seorang eksekutif bisnis berperan sebagai mixer of ingredients. Borden (1964) menyusun daftar elemen marketing mix yang terdiri atas 12 aspek. Daftar tersebut kemudian disederhanakan dan dipopulerkan oleh Jerome McCarthy (1968) ke dalam empat aspek pokok, yaitu product, price, place, dan promotion, yang kemudian dikenal dengan istilah 4P.

Kritik terhadap 4P telah mendorong sejumlah pakar pemasaran mengemukakan model marketing mix yang baru, di antaranya model 7P Service Marketing Mix (Booms dan Bitner, 1981) dan model marketing mix holistic marketing (Kotler dan Keller, 2006).

Hingga saat ini, model 4P masih tetap paling populer dan menjadi elemen kunci dalam sebagian besar literatur pemasaran. Manajer pemasaran akan mengambil pendekatan tergantung kepada industri dan target rencana pemasarannya.

Marketing mix atau yang dalam bahasa Indonesia dikenal dengan bauran pemasaran menjadi fondasi model dasar suatu bisnis. Marketing mix dapat didefinisikan sebagai suatu strategi pemasaran yang menggabungkan beberapa elemen di dalamnya secara terpadu demi mencapai sebuah tujuan marketing pasar yang telah ditargetkan.



Konsep Marketing Mix



1. Marketing Mix 4P

Model 4P dipopulerkan oleh Jerome McCarthy (1968) yang mengemukakan empat elemen marketing mix meliputi product, price, promotion, dan place (distribution).

a. Place (Tempat)

Tempat dalam marketing mix pada dasarnya adalah suatu bentuk saluran distribusi yang mengacu kepada lokasi suatu produk tersedia dan dapat dijual dan dibeli. Saluran distribusi dalam marketing mix meliputi kelengkapan produk, lokasi, persediaan, fasilitas penyimpanan, pengedaran dan transportasi.

b. Product (Produk)

Produk adalah sesuatu yang memiliki nilai fungsional dan dapat digunakan oleh pelanggan untuk mencapai sesuatu. Produk dalam marketing mix meliputi variasi, kualitas, desain, fitur, nama merek, kemasan, ukuran, layanan, garansi, dan retur.

c. Promotion (Promosi)

Promosi dalam marketing mix adalah strategi yang diterapkan oleh pemasar untuk membuat pelanggan sadar akan keberadaan produk atau mereknya. Promosi penjualan meliputi periklanan, personal selling, public relations, dan direct marketing.

d. Price (Harga)

Harga merupakan satu di antara elemen terpenting dalam marketing mix. Harga adalah nilai yang akan didapatkan sebagai pengganti produk. Harga dalam marketing mix meliputi katalog, diskon, potongan khusus, periode pembayaran, dan persyaratan kredit.



2. Marketing Mix 7P

Strategi yang diterapkan pada konsep marketing ini dikenal dengan sebutan 7P yakni products, price, promotions, place, people, process dan physical evidence.


a. Products

Produk menjadi hasil dari sebuah usaha yang dipromosikan pada konsumen di lingkup pasar untuk memenuhi kebutuhan dari masyarakat. Kesuksesan dengan menggunakan strategi marketing ini bisa diterapkan dalam pengenalan produk yang ditawarkan.

b. Price

Harga merupakan jumlah uang yang harus dibayarkan oleh konsumen dalam memperoleh produk sesuai keinginannya. Bagi siapa saja yang ingin mendapatkan sebuah produk dari tawaran promosi. Pastinya terdapat pengorbanan untuk mengeluarkan sejumlah uang supaya bisa memanfaatkan produk yang didapatkan.

c. Place

Tempat yang digunakan dalam menjalankan kegiatan usaha berada di lingkup perusahaan. Apa itu marketing mix dalam konsep tempat harus memilih lokasi bisnis yang strategis. Sehingga makin besar keuntungan yang nantinya bisa diraih oleh perusahaan atas penjualan produk yang dilakukan.

d. Promotions

Strategi yang diterapkan dalam marketing salah satunya adalah kegiatan promosi dari bisnis yang dijalankan. Kegiatan promosi ini berhubungan dengan pemasaran produk yang menggunakan media sesuai dengan target sasaran. Contoh di atas menonjolkan hasil dari kamera iPhone dari beragam jenis.

e. People

SDM sebagai komponen yang sangat penting dalam konsep marketing mix 7P. Perusahaan dalam menjalankan bisnisnya harus memiliki SDM yang mumpuni untuk meningkatkan kemajuan bisnis.

f. Process

Proses masuk dalam strategi marketing melalui serangkaian kegiatan pemasaran dalam bisnis. Pada unsur yang satu ini meliputi layanan serta proses kegiatan transaksi yang dilakukan antara perusahaan dan konsumen.

g. Physical Evidence 

Tampilan fisik dari sebuah usaha yang dijalankan oleh perusahaan mampu menjelaskan tata kelola bangunan. Unsur yang satu ini merupakan bagian dari strategi penerapan marketing mix sebagai bentuk fisik dari perusahaan yang bersangkutan.

Sekian blog dari saya, semoga bermanfaat. Jangan lupa bersyukur untuk hari ini, see you on the next blog teman-teman. 

Referensi: 

1. https://mcmproperti.id/blog/bisnis/marketing-mix

2. https://www.gramedia.com/literasi/marketing-mix/

Source Gambar: 

1. https://cdn1.byjus.com/wp-content/uploads/2019/07/4Ps-of-Marketing-Mix.png

2. https://mcmproperti.id/wp-content/uploads/2023/01/Marketing-Mix-jpg.webp

3. https://infobron.nl/afbeelding/640/Marketing-mix-wat-is-dit-precies



Keseruan Pelatihan Public Speaking Universitas Mpu Tantular

Halo semuanya, kembali lagi dengan aku Khotimah Mahasiswa semester 3 dari Universitas Mpu Tantular Jakarta.  Pada Blog ini aku akan berbagi ...